Selasa, 04 Januari 2011

Identifikasi Penyebab Blue Screen Error Pada Komputer

Salah satu kerusakan komputer yang membingungkan dan sangat ditakuti oleh pemula adalah Windows Blue Screen Error. Apa dan mengapa Windows Blue Screen Error?
Kasus Windows Blue Screen Error biasanya muncul dalam beberapa kasus. Ia bisa muncul pada proses instalasi Windows, ketika sementara booting dan bisa juga ketika kita sedang menjalankan sebuah program.
Jika Windows Blue Screen Error muncul ketika kita sedang menginstall Windows maka kemungkinan masalahnya adalah
  • CD Drive rusak dan tidak mampu membaca secara sempurna CD Instalasi,
  • CD Instalasi rusak sehingga tidak bisa dibaca sempurna oleh CD Drive,
  • Gejala-gejala bahwa Hard Disk akan segera rusak. Ketiga gejala ini harus dipastikan dan dicarikan jalan keluarnya.
Jika Windows Blue Screen Error muncul ketika sedang booting maka kemungkinan penyebabnya adalah sebelumnya komputer mati/dimatikan secara tidak wajar maka sistem operasi kemungkinan mengalami kerusakan. Solusi atas masalah ini adalah melakukan reparasi sistem operasi.
Kasus ketiga adalah Windows Blue Screen Error ketika sedang menjalankan sebuah program. Dalam kasus yang sering saya temui hal ini disebabkan oleh RAM. Penangannya, Anda hanya cukup membersihkan pin-pin kuningan pada memory dengan menggosoknya menggunakan kain bersih. Namun terkadang ini merupakan tanda bahwa memory Anda sudah mulai memiliki masalah dan kemungkinan dalam jangka waktu tertentu error yang sama akan sering Anda jumpai.
Sebelum mengambil langkah reparasi komputer Anda harus terlebih dahulu mengidentifikasi jenis kesalahan itu. Jika ketika Anda mereboot komputer Anda dan Windows Blue Screen Error langsung muncul ikuti langkah-langkah di bawah ini. Jika ternyata Anda tidak dapat masuk ke Windows untuk melakukan perbaikan, boot komputer ke dalam Safe Mode. Setelah masuk Safe Mode, lakukan langkah-langkah dibawah ini;
  1. Dari desktop klik kanan pada [My Computer].
  2. Klik pilihan [Properties].
  3. Di jendela System Properties klik tab [Advanced].
  4. Klik tombol [Settings] di bawah [Startup and Recovery].
  5. Pada jendela Startup and Recovery hapus centang pada kotak centang restart secara otomatis.
  6. Klik Ok.
Dalam kasus Windows Blue Screen Error yang lain pada Windows NT, 2000, XP dan Vista, mungkin mirip dengan contoh yang ditunjukkan di bawah ini. Untungnya pesan error ini sering mengandung informasi lebih rinci, dan karena berisi informasi maka kita dapat lebih mudah mencari solusinya. Perhatikan gambar dibawah ini;

Identifikasi jenis layar biru yang dipisahkan sebuah garis bawah yang berisi huruf kapital bukan ruang, seperti contoh di bawah: BAD_POOL_HEADER.
Pada bagian atas, ada tulisan STOP: pesan kesalahan di atas kesalahan, atau dalam “Informasi Teknis” bagian dari kesalahan. Sebagai contoh, di atas kesalahan itu STOP: diikuti tulisan 0×00000019 … menunjukkan keragaman kesalahan selanjutnya.
Pada akhir informasi teknis biasanya ditampilkan file dan alamat. Setelah Anda memiliki informasi di atas Anda dapat mulai troubleshooting masalah. Dari membaca tampilan berikut ini saya pikir anda sudah bisa menduga dimana letak masalahnya.
BAD_POOL_HEADER
DRIVER_IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL
DRIVER_POWER_STATE_FAILURE
INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL
KMODE_EXCEPTION_NOT_HANDLED
NTFS_FILE_SYSTEM
PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
STATUS_IMAGE_CHECKSUM_MISMATCH
THREAD_STUCK_IN_DEVICE_DRIVER
UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP
UNKNOWN_HARD_ERROR
Jika pesan Windows Blue Screen Error tidak seperti di atas, itu berarti error yang anda hadapai adalah fatal dan diperlukan identifikasi dari ahlinya.

Sumber: amelchika.wordpress

Tidak ada komentar:

Posting Komentar