Hai sobat, kali ini saya akan coba mengulas trik bagaimana Cara Mematikan Autorun pada windows XP dan windows 7. Kenapa kok perlu mematikan fungsi autorun pada windows karena saat ini banyak sekali malware dan berbagai jenis virus lainnya yang menyebar melalui flasdisk. Apabila fungsi autorun pada komputer yang bersih enable maka apabila ada flashdisk bervirus yang dihubungkan komputer akan ikut tertular.
Site ini hanyalah secercah coretan dan kumpulan artikel-artikel menarik dari internet tentang teknologi dan komputer yang ditujukan buat orang-orang yang ingin belajar lebih banyak dan memperdalam pengetahuan. Jika terdapat hal-hal yang kurang berkenan...mohon menghubungi kami. Mari berbagi untuk Indonesia!
Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 Juli 2012
Membuat Komputer PC / Laptop Aman Dari Virus, Hacker dan Spyware – Keamanan di Internet

Tahukah anda bahwa gangguan pada komputer tidak saja disebabkan oleh kerusakan atau kesalahan teknis pada piranti keras dan piranti lunak. Virus dan Spyware adalah gangguan pada komputer yang disebabkan oleh pihak eksternal dengan tujuan yang beragam seperti untuk mencuri data-data anda, merusak hardware anda, menghapus file, menghilangkan fungsi tertentu, mengambil alih kontrol pada komputer anda dan lain sebagainya. Yang pasti sangat langka atau mungkin tidak ada virus dan spyware yang membawa kuntungan pada komputer yang terinfeksi.
Seberapa aman LinUx dari ViruS???
Banyak kalangan berpendapat bahwa dibandingkan dengan sistem operasi windows, sistem operasi Linux lebih aman dari serangan virus. Sebenarnya apa yang membuat Linux mendapat predikat sistem operasi ter-aman?dan benarkah Linux memang aman dari virus??
Rabu, 18 Juli 2012
Download PCMAV 8.0 Raptor + Update Build, Clamav 0.97.5 Plugins, PCMAV Juli - Agustus 2012
PCMAV 8.0 Raptor - Tidak lama setelah meluncurkan versi 7 PCMAV dua bulan silam, PC Media kembali meluncurkan generasi terbaru dari antivirus PCMAV. PCMAV 8.0 dengan julukan "RAPTOR" dipaket bersama majalah PC Media edisi 7/2012 yang mulai beredar awal bulan Juli ini.
Cara Ampuh Membersihkan Virus Sality
Malware - Sality bukanlah jenis virus baru. Program jahat ini sebenarnya telah bergentayangan cukup lama namun banyak diantara pengguna komputer yang tak menyadari jika Sality telah menginfeksi sistemnya. Sality menjangkiti komputer dengan cara mengijeksi file-file program. Tak ada tanda-tanda yang mencurigakan bila sebuah sistem telah terinfeksi olehnya, kecuali komputer terasa melambat dan jika anda ingin masuk pada mode aman ( safe mode ) akan selalu gagal karena sality telah menghalanginya.
Cara Mendeteksi dan Mengatasi Virus DNS Changer
Untuk mengetahui apakah komputer Anda terinfeksi DNS Changer, FBI menyediakan alatnya secara online. Berikut tahapannya :
1. Kunjungi http://www.dcwg.org.
DCWG merupakan kepanjangan dari DNS Changer Working Group, sebuah situs yang dibangun ahli keamanan untuk memantau virus DNS Changer.
1. Kunjungi http://www.dcwg.org.
DCWG merupakan kepanjangan dari DNS Changer Working Group, sebuah situs yang dibangun ahli keamanan untuk memantau virus DNS Changer.
Mengusir DNSChanger dengan Avira
CHIP.co.id - Perangkat lunak berbahaya (Malware) DNSChanger sempat menghebohkan karena disebut-sebut akan mengakibatkan kiamat internet, Senin 9 Juli lalu. Diberitakan, lebih dari seperempat juta komputer di dunia tak akan bisa terkoneksi dengan internet karena server pengaman yang selama ini dioperasikan FBI tak lagi berfungsi. Saking banyaknya pemberitaan, termasuk di Tanah Air, “kiamat internet” sempat menjadi trending topic di Indonesia pada hari itu.
Meski akibat DNSChanger terkesan dilebih-lebihkan karena nyatanya tidak ada kiamat internet, Anda tetap perlu mencari lebih jauh mengenai virus tersebut. Bagaimana ciri-cirinya PC yang terinfeksi DNSChanger?apa solusinya?
Beberapa waktu lalu, CHIP.co.id telah menguraikan alternatif untuk mengecek apakah DNS Anda terinfeksi atau tidak. Kali ini tips juga muncul dari Sorin Mustaca, Data Security Expert Avira. Jika suatu hari Anda membuka website dari browser kemudian mendapatkan pesan seperti ini: "Unable to resolve the DNS address", "Server not found", dan "The webpage is not available", maka kemungkinan komputer Anda sudah terinfeksi DNSChanger.
Tapi, jangan panik. Pertama, yakinkan bahwa koneksi internet ISP anda bagus dengan cara melakukan ping ke IP address yang anda ketahui. “Sebagai catatan jangan ping ke nama domain (e.g.: google.com) tentu saja ini tidak akan berhasil jika komputer anda sudah terinfeksi oleh malware DNSChanger,” kata Sorin, Kamis (12/7).
Contohnya sebagai berikut
Hasil ping ke 62.146.210.52 :
ping 62.146.210.52
Pinging 62.146.210.52 with 32 bytes of data:
Reply from 62.146.210.52: bytes=32 time=39ms TTL=53
Reply from 62.146.210.52: bytes=32 time=40ms TTL=53
Reply from 62.146.210.52: bytes=32 time=38ms TTL=53
Reply from 62.146.210.52: bytes=32 time=39ms TTL=53
Ping statistics for 62.146.210.52:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 38ms, Maximum = 40ms, Average = 39ms
IP address 62.146.210.52 ini merupakan salah satu IP address dari Avira ketika menggunakan nslookup ke Avira.com. Jika hasil ping Anda sama seperti contoh di atas, maka koneksi internet ISP Anda bagus, tetapi tidak dengan DNS server Anda. Dipastikan bahwa komputer anda sudah terinfeksi malware DNSChanger.
Untuk langkah selanjutnya avira mempunyai tool untuk memperbaiki sistem windows yang sudah terinfeksi oleh malware DNSChanger. Download tool AViraDNSRepairEN.exe ini kemudian simpan ke usb flash disk kemudian jalankan di komputer yang terinfeksi untuk memperbaiki sistem windows seperti semula atau langkah alternatif langsung download dari komputer yang terinfeksi dengan mengetikan URL ini di browser anda http://62.146.210.52/en/support-for-home-knowledgebase-detail/kbid/1199 dan download tool AViraDNSRepairEN.exe dari sana.
“Jika anda terkoneksi internet, akan ada ancaman bahaya malware lainnya atau malware yang sudah ada di komputer Anda akan mengupdate dirinya. Sangat dianjurkan untuk mengikuti langkah yang pertama yaitu menyimpan tool AViraDNSRepairEN.exe kedalam usb flash disk tanpa menggunakan internet di komputer yang telah terinfeksi.”
Anda dapat mendownload tool ini secara gratis dari link http://www.avira.com/en/support-for-home-knowledgebase-detail/kbid/1199
Setelah masalah DNS selesai langsung full scan sistem di komputer Anda menggunakan avira antivir rescue system.
CHIP.co.id - Perangkat lunak berbahaya (Malware) DNSChanger sempat menghebohkan karena disebut-sebut akan mengakibatkan kiamat internet, Senin 9 Juli lalu. Diberitakan, lebih dari seperempat juta komputer di dunia tak akan bisa terkoneksi dengan internet karena server pengaman yang selama ini dioperasikan FBI tak lagi berfungsi. Saking banyaknya pemberitaan, termasuk di Tanah Air, “kiamat internet” sempat menjadi trending topic di Indonesia pada hari itu.
Meski akibat DNSChanger terkesan dilebih-lebihkan karena nyatanya tidak ada kiamat internet, Anda tetap perlu mencari lebih jauh mengenai virus tersebut. Bagaimana ciri-cirinya PC yang terinfeksi DNSChanger?apa solusinya?
Beberapa waktu lalu, CHIP.co.id telah menguraikan alternatif untuk mengecek apakah DNS Anda terinfeksi atau tidak. Kali ini tips juga muncul dari Sorin Mustaca, Data Security Expert Avira. Jika suatu hari Anda membuka website dari browser kemudian mendapatkan pesan seperti ini: "Unable to resolve the DNS address", "Server not found", dan "The webpage is not available", maka kemungkinan komputer Anda sudah terinfeksi DNSChanger.
Tapi, jangan panik. Pertama, yakinkan bahwa koneksi internet ISP anda bagus dengan cara melakukan ping ke IP address yang anda ketahui. “Sebagai catatan jangan ping ke nama domain (e.g.: google.com) tentu saja ini tidak akan berhasil jika komputer anda sudah terinfeksi oleh malware DNSChanger,” kata Sorin, Kamis (12/7).
Contohnya sebagai berikut
Hasil ping ke 62.146.210.52 :
ping 62.146.210.52
Pinging 62.146.210.52 with 32 bytes of data:
Reply from 62.146.210.52: bytes=32 time=39ms TTL=53
Reply from 62.146.210.52: bytes=32 time=40ms TTL=53
Reply from 62.146.210.52: bytes=32 time=38ms TTL=53
Reply from 62.146.210.52: bytes=32 time=39ms TTL=53
Ping statistics for 62.146.210.52:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 38ms, Maximum = 40ms, Average = 39ms
IP address 62.146.210.52 ini merupakan salah satu IP address dari Avira ketika menggunakan nslookup ke Avira.com. Jika hasil ping Anda sama seperti contoh di atas, maka koneksi internet ISP Anda bagus, tetapi tidak dengan DNS server Anda. Dipastikan bahwa komputer anda sudah terinfeksi malware DNSChanger.
Untuk langkah selanjutnya avira mempunyai tool untuk memperbaiki sistem windows yang sudah terinfeksi oleh malware DNSChanger. Download tool AViraDNSRepairEN.exe ini kemudian simpan ke usb flash disk kemudian jalankan di komputer yang terinfeksi untuk memperbaiki sistem windows seperti semula atau langkah alternatif langsung download dari komputer yang terinfeksi dengan mengetikan URL ini di browser anda http://62.146.210.52/en/support-for-home-knowledgebase-detail/kbid/1199 dan download tool AViraDNSRepairEN.exe dari sana.
“Jika anda terkoneksi internet, akan ada ancaman bahaya malware lainnya atau malware yang sudah ada di komputer Anda akan mengupdate dirinya. Sangat dianjurkan untuk mengikuti langkah yang pertama yaitu menyimpan tool AViraDNSRepairEN.exe kedalam usb flash disk tanpa menggunakan internet di komputer yang telah terinfeksi.”
Anda dapat mendownload tool ini secara gratis dari link http://www.avira.com/en/support-for-home-knowledgebase-detail/kbid/1199
Setelah masalah DNS selesai langsung full scan sistem di komputer Anda menggunakan avira antivir rescue system.
Senin, 13 Juni 2011
7 Langkah Bersihkan Virus Conficker
Jika komputer terlanjur terinfeksi virus Conficker yang kini momok bagi pengguna komputer di seluruh dunia, tak perlu khawatir. Anda tak sendirian karena diperkirakan sudah ada 12 juta komputer yang terinfeksi di seluruh dunia saat ini. Kalau antivirus pun masih gagal mengatasi, masih ada cara membasminya meski butuh sedikit kerja keras.
Simak 7 langkah membasmi virus Conficker dari Vaksincom berikut ini:
1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet. Matikan akses WiFi kalau ada dan cabut kabel ethernet dari jaringan LAN.
2. Matikan system restore (Windows XP/Vista).
Caranya pilih Start>>All Program>>Accesories>>System Tools>>System Restore kemudian pada menu setting pilih off untuk seluruh partisi.
3. Matikan proses virus yang aktif pada services. Gunakan removal tool dari Norman untuk membersihkan virus yang aktif. Program ini tersedia cuma-cuma dan dapat di-download di bawah ini
http://www.ziddu.com/download/4014050/Norman_Malware_Cleaner.exe.html
4. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda dapat mencari secara manual pada registry.
5. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus. (C:-WINDOWS-Tasks)
6. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini. Salin script ini lalu install.
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced, Hidden, 0x00000001,1
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced, SuperHidden, 0x00000001,1
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced-Folder-Hidden-SHOWALL, CheckedValue, 0x00000001,1
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-BITS, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-ERSvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-wscsvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-wuauserv, Start, 0x00000002,2
[del]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, dl
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, ds
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, dl
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, ds
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-Tcpip-Parameters, TcpNumConnections
Gunakan notepad untuk menyalin, kemudian simpan dengan nama "repair.inf" (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan). Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
Catatan : Untuk file yang aktif pada startup, anda dapat men-disable melalui "msconfig" atau dapat men-delete secara manual pada string :
"HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run"
7. Untuk pembersihan virus W32/Conficker.DV secara optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mampu mendeteksi virus ini dengan baik dan patch komputer anda dengan http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx guna mencegah infeksi ulang.
source: http://tekno.kompas.com/
Simak 7 langkah membasmi virus Conficker dari Vaksincom berikut ini:
1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet. Matikan akses WiFi kalau ada dan cabut kabel ethernet dari jaringan LAN.
2. Matikan system restore (Windows XP/Vista).
Caranya pilih Start>>All Program>>Accesories>>System Tools>>System Restore kemudian pada menu setting pilih off untuk seluruh partisi.
3. Matikan proses virus yang aktif pada services. Gunakan removal tool dari Norman untuk membersihkan virus yang aktif. Program ini tersedia cuma-cuma dan dapat di-download di bawah ini
http://www.ziddu.com/download/4014050/Norman_Malware_Cleaner.exe.html
4. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda dapat mencari secara manual pada registry.
5. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus. (C:-WINDOWS-Tasks)
6. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini. Salin script ini lalu install.
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced, Hidden, 0x00000001,1
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced, SuperHidden, 0x00000001,1
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced-Folder-Hidden-SHOWALL, CheckedValue, 0x00000001,1
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-BITS, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-ERSvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-wscsvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-wuauserv, Start, 0x00000002,2
[del]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, dl
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, ds
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, dl
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, ds
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-Tcpip-Parameters, TcpNumConnections
Gunakan notepad untuk menyalin, kemudian simpan dengan nama "repair.inf" (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan). Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
Catatan : Untuk file yang aktif pada startup, anda dapat men-disable melalui "msconfig" atau dapat men-delete secara manual pada string :
"HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run"
7. Untuk pembersihan virus W32/Conficker.DV secara optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mampu mendeteksi virus ini dengan baik dan patch komputer anda dengan http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx guna mencegah infeksi ulang.
source: http://tekno.kompas.com/
Langganan:
Komentar (Atom)